Dybala Cetak Hattrick Kedua Bagi Juventus

18 Sep

Dybala Cetak Hattrick Kedua Bagi Juventus

 

 

Themilanocafe.com – Pada pertandingan lanjutan Serie A pada hari Minggu (17/9/2017) striker Juventus yaitu Pailo Dybala mendapat banyak pujian setelah mencetak hattrick ketika Juventus melawan Sassuolo dengan skor akhir 3-1. Salah satu sanjungan diberikan oleh teman satu timnya yang baru pindahan dari Paris Saint-Germain, Blaise Matudi.

Menurut Blaise Matudi, Dybala adalah pemain kelas dunia. Hattrick ini adalah kali kedua yang diberikan Dybala pada musim ini untuk Juventus. Hattrick pertamanya dibuat ketika mengalahkan Genoa dengan skor 4-2 pada pekan kedua. Jumlah dari empat laga Serie A, striker 23 tahun tersebut telah mengoleksi 8 gol.

“Hari ini kami menjalani pertandingan yang bagus. Tidak ada pertandingan yang mudah dan kami bermain baik untuk menang. Paulo Dybala? Dia pemain kelas dunia,” ungkap Matuidi.

Dengan penciptaan hattrick tersebut, Dybala telah mengoleksi 50 gol pada 100 pertandingannya bersama Juventus. Sehingga dalam pertandingan melawan Sassuolo tersebut dia dipilih sebagai man of the match. Sementara, Massimiliano Allegri sebagai pelatih Juventus mengatakan Dybala dapat menjadi pemain terbaik dunia suatu saat nanti.

“Dia sudah berada di jalur yang benar. Dia memainkan sepakbola yang hebat dan dia masih bisa berkembang lagi,” ungkap Allegri.

Selanjutnya, Allegri tidak mempermasalahkan Gonzalo Higuain yang sulit dalam mencetak gol pada musim ini. Menurutnya, hal tersebut adalah hal yang lumrah tetapi dia mengingatkan pemain 29 tahun tersebut untuk meningkatkan kondisi badannya.

“Higuain bermain baik. Dia kehilangan kesempatan mencetak dua gol, tetapi itu bisa saja terjadi. Dia akan mencetak gol lagi nanti. Saya tidak melihat masalah dengannya,” jelasnya.

“Musim lalu dia mencetak banyak gol hanya dalam beberapa pertandingan, dan itu bisa terjadi sebagaimana sekarang terjadi pada Dybala. Itu bisa terjadi pada setiap striker. Dia harus latihan dan meningkatkan kondisi fisiknya, seperti halnya pemain yang lain,” ungkap Allegi.

14 Sep

Thierry Henry: Oxlade-Chamberlain Tidak Terlihat Memiliki Kemampuan Spesial

 

 

 

Themilanocafe.com – Thierry Henry yang merupakan pemain legenda Arsenal merasa bertanya-tanya dengan keterampilan Alex Oxlade-Chamberlain. Henry mengatakan pemain berkebangsaan Inggris itu tidak memiliki kemampuan yang spesial.

Selama bersama Arsenal, Oxlade-Chamberlain telah tercatat mengoleksi 20 gol dan 32 assist dari jumlah 198 pertandingan di berbagai ajang. Masing-masing tiga gelar Community Shield dan Piala FA diraihnya selama di Emirates Stadium.

Kemudian Oxlade-Chamberlain pindah ke Liverpool dengan transfer 35 juta poundsterling. Setelah bersama Liverpool, dia langsung memberikan pujian terhadap Liverpool dan juga manajer Jurgen Klopp.

“Oxlade-Chamberlain berbicara tentang keputusannya untuk pergi ke Liverpool adalah karena dia bisa melihat Klopp membuatnya menjadi pemain yang lebih baik. Klopp bisa melihat pemain suka bermain untuknya, ada cinta, kebersamaan. Saya sedang berpikir ‘Apakah Anda memberi tahu kami apa yang tidak Anda miliki di Arsenal?’ Dalam sesi latihan satu jam dengan Klopp, dia mengatakan itu. Apakah Anda mengatakan bahwa Anda tidak memilikinya di Arsenal?” ungkap Henry.

“Saya mendengarnya, tapi Anda juga harus memberikan sesuatu. Anda berbicara tentang manajer Liverpool yang hebat, menakjubkan, Anda membicarakan hal-hal yang tidak Anda miliki di Arsenal. Tapi, Anda juga harus membawa sesuatu ke Liverpool.” imbuhnya.

Oxlade-Chamberlain memulai kariernya sebagai pemain sayap. Kemudian dia dipindah menjadi gelandang tengah dan terakhir dia berposisi sebagai bek sayap.

“Saya sudah lama mengamati Oxlade-Chamberlain dan saya masih belum tahu apa yang dia sukai. Anda bisa mengetahui dari semua pemain apa kelemahan mereka, tapi biasanya Anda juga tahu apa kehebatan mereka. Itu satu hal yang perlu dia pahami segera. Oxlade-Chamberlain perlu memberikan sesuatu agar ada orang yang bisa bekerja dengannya,” kata Henry.

11 Sep

Luis Garcia, Legenda Liverpool Inginkan Jurgen Bawa The Reds Kembali Berjaya

 

 

 

Themilanocafe.com – Luis Garcia yang merupakan eks pemain Liverpool memberikan dukungan moral terhadap Jurgen Klopp. Luis menginginkan Jurgen dapat membawa Liverpool kembali sukses pada Liga Champions.

Pada tahun 2005 Luis Garcia ikut mengantar AC Milan untuk merebut trofi pada Liga Champions. Ketika itu, Liverpool mampu mengalahkan AC MIlan melalui tendangan finalti dan berakhir imbang dengan skor 3-3 sampai perpanjangan waktu habis.

Setelah meraih kejayaannya itu, prestasi The Reds mulai menurun. Prestasi terbaik yang diraih oleh The Reds yaitu memenangkan Piala Liga Inggris ketika musim 2011-2012.

“Menurut saya, baginya (Jurgen Klopp), ini akan menjadi musim yang baik. Dia berada di klub ini hampir dua tahun. Dia membangun tim hampir sama seperti di Jerman dan dia berada di jalur yang tepat untuk membuat klub meraih sukses,” ungkap Luis Garcia.

“Jika Anda melihat pemain dan performa mereka, mengapa tidak?” imbuhnya ketika ditanyakan terkait peluang Liverpool memenangkan Liga Champions musim ini.

“Ketika saya di sini, tidak ada orang di Eropa yang benar-benar mengenal saya, hingga kami mencapai final pada 2005. Semua orang terkejut. Namun menurut saya, tim sekarang jauh lebih baik,” kata Luis Garcia.

The Reds menduduki grup E Liga Champions 2017-2018 bersama dengan Sevilla, Maribor, dan Spartak Moscow. Liverpool akan melawan Sevilla pada 14 September nanti di Stadion Anfield, pada laga perdana.

7 Sep

Jurgen Klopp Alasan Oxlade Chamberlain Gabung Liverpool

 

 

Themilanocafe.com – Alex Oxlade-Chamberlain yang merupakan pemain gelandang baru Liverpool mengatakan Jurgen Klopp merupakan salah satu alasan utama dia ikut berintegrasi dengan Liverpool.  Alex Oxlade-Chamberlain dihadirkan dari Arsenal dengan harga senilai 35 juta poundsterling pada bursa transfer musim panas.

“Klopp merupakan salah satu alasan saya untuk bergabung dan bermain di sini, karena saya merasa dia benar-benar mendorong saya dan berharap saya bisa mendapatkan yang terbaik dan membawa saya untuk berada di level selanjutnya,” ungkap Chamberlain.

Setelah mengikuti pelatihan pertamanya dengan Liverpool, pemain internasional Inggris tersebut memberi penghargaan kepada pelatih Liverpool tersebut karena telah meyakinkan dirinya untuk berintegrasi bersama Liverpool.

“Saya merasa tempat ini adalah tempat bagi saya dan bagaiamana cara manajer bermain, itu menjadi inspirasi bagi saya dan merupakan salah satu alasan saya – jika bukan alasan utama saya menandatangi kontrak,” ujar Chamberlain.

“Bahkan ketika seorang yang bukan pesebakbola mengamatinya di musim lalu, Anda dapat melihat dia memiliki karakter yang menarik dan inspiratif. ” imbuhnya.

Oxlade-Chamberlain tidak menerima tawaran perpanjang kontraknya bersama Arsenal pada musim ini. Sebelumnya, pernah beredar informasi bila Chealsea tertarik untuk merekrut pemain berumur 26 tahun itu. Tetapi, akhirnya Oxlade-Chamberlain lebih memilih Liverpool bersama Jurgen Klopp.

Oxlade-Chamberlain dapat membentuk debutnya dengan Liverpool pada minggu keempat Liga Inggris pada hari Sabtu (9/9/2017) malam WIB ketika bertanding di kandang Manchester City.

5 Sep

Pemain Timnas Inggris Acungkan Jari Tengah Menoreh Banyak Komentar

 

 

Themilanocafe.com – Timnas Inggris mendapatkan kemenangan dengan skor akhir 2-1 dari pertandingannya melawan Slovakia di Wembley Stadium, London. Pertandingan babak kualifikasi Piala 2018 yang digelar pada Senin (4/9/2017) atas Selasa dinihari WIB. Tetapi kemenangan Inggris tercemar dengan kejadian yang dilakukan oleh gelandang Timnas Inggris, Dele Alli.

Dele Alli tertangkap kamera tengah mengacungkan jari tengah ketika bertanding. Banyak yang menduga jari tengah yang diacungkan Alli mengarah pada wasit yang memimpin pertandingan, Clement Turpin.

Tetapi, Alli mengelakkan anggapan tersebut, dia mengacungkan jari tengahnya kepada teman satu timnya sekarang ini di Manchester City, Kyle Walker.

“Untuk klarifikasi, gestur saya tadi malam adalah sebuah candaan antara saya dan teman baik saya Kyle Walker! Saya minta maaf jika ada pihak yang tersinggung. Kemenangan yang hebat malam ini,” ungkap Alli.

Selain itu, isyarat nyeleneh gelandang Timnas Inggris ini ketika melawan Slovakia menoreh komentar dari manajer Timnas Inggris, Gareth Southgate. Menurut Gareth, Alli memang kerap kali melakukan hal tersebut pada Walker ketika berlatih.

“Alli dan Kyle Walker hanya saling bercanda. Mereka memiliki cara yang aneh dalam berkomunikasi saat berlatih bersama Timnas Inggris,” kata Southgate.

31 Aug

Berhasil Samakan Kedudukan Arema FC Tetap Kecewa

 

 

Themilanocafe.com – Laga super big match antara Arema FC melawan PSM Makassar berakhir menghebohkan. Arema Fc yang sudah kebobolan tiga gol pada menit ke-15 babak pertama akhirnya dapat menyamakan skor sampai pertandingan berakhir dengan peluit panjang oleh wasit.

Tetapi, hasil skor imbang yang diperoleh oleh Arema ini belum membuat pelatihnya, Joko Susilo merasa senang. Joko Susilo mengatakan bahwa harusnya Arema mampu untuk memperoleh lebih dari sekarang, hanya saka kesalahan strategi pada awal pertandingan menjadikan peluang bagi PSM Makassar.

“Jujur saya sangat kecewa dengan hasil hari ini, saya minta maaf kepada seluruh pendukung Arema karena tak mampu memberikan tiga poin di laga home malam ini,” ungkap Joko.

Selain itu, hadirnya Cristian Gonzales yang dinilai kurang memberi peluang pada Arema tidak dibenarkan oleh Joko Susilo. Dia tidak ingin menyalahkan hasil yang diperoleh Arema karena satu pemain saja.

“Semua yang dilakukan pemain di lapangan merupakan strategi tim yang saya instruksikan,” ungkapnya.

Sementara itu, gelandang Arema Hendro Siswanto juga mengungkapkan permintaan maafnya karena merasa kurang baik dalam permainannya. Dia merasa memang ada celah yang dapat dijadikan peluang oleh lawan.

“Saya akui kita di menit awal tampil sangat kurang baik dalam menjaga pertahanan, hingga PSM mampu menorehkan tiga gol. Tapi kita sudah bermain maksimal dari pertama,” katanya.

28 Aug

Timnas Indonesia U-22 Gagal Dapat Medali Emas

 

 

Themilanocafe.com – Medali emas gagal diraih oleh Timnas Indonesia U-22 pada ajang SEA Games 2017. Tetapi, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria memperingatkan bahwa perjalanan Timnas Indonesia U-22 merupakan bagian dari proses jangka panjang pengembangan persepakbolaan Indonesia.

Langkah Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2017 berakhir pada tahap semifinal. Tetapi, dalam catatan hanya satu kali kalah sepanjang pertandingan terlebih hanya berbeda sedikit dengan permainan imbang, sehingga kekalahan Timnas Indonesia dianggap cukup terhormat.

Sanjungan pun banyak tujukan untuk Timnas Indonesia U-22. Banyak Tanggapan positif untuk menghargai perjuangan Timnas Indonesia dalam permainannya yang menarik dan menghibur para pecinta sepakbola Indonesia.

“Sebetulnya kita semua sudah paham dengan makna jangka panjang. Dalam sepak bola tidak pernah ada jangka pendek dan tidak pernah ada yang instan, jadi kita harus bersabar untuk menunggu hasilnya dan yang pasti itu tidak bisa secara instan. Jadi hanya tinggal menjadi evaluasinya saja, apa pun keputusannya ini adalah bagian dari pembinaan,” ungkap Ratu Tisha di Kuala Lumpur.

“Pertanyaan soal masa depan Luis Milla Itu tidak bisa saya jawab, karena pertanyaannya pun sudah tidak tepat. Ini masih merupakan sebuah proses. Mau kita datangkan siapa pun pelatihnya, sepak bola itu hasil dari pembinaan yang tidak instan,” tuturnya.

“Menurut saya masih belum tepat untuk membicarakan hal itu karena kita pun masih punya satu pertandingan kontra Myanmar. Nanti pun setelah laga itu, menurut saya juga belum tepat untuk membicarakan hal itu karena kembali ada rencana jangka panjang yang dipersiapkan.” tambahnya.

Timnas Indoneia masih memiliki kesempatan mendapat medali di SEA Games 2017 tetapi harus bisa mengalahkan Myanmar untuk merebut posisi ketiga pada pertandingan Selasa (29/8/2017) nanti.

24 Aug

Real Madrid Gesit Pertahankan Aset Pemain Terbaiknya

 

 

Themilanocafe.com – Real Madrid lebih gesit dalam mengamankan aset berharga timnya. Los Galaticos memiliki keinginan untuk memperpanjang masa kontrak enam pemainnya. Pemain-pemain tersebut antara lain Isco, Marco Asensio, Marcelo, Dani Carvajal, Raphael Varane dan Karim Benzema.

Bukan tanpa alasan pihaknya memiliki keinginan untuk memperpanjang kontrak, keenam pemain tersebut dinilai memiliki andil yang sangat penting pada keberhasilan Real Madrid. Baru-baru ini, mereka meraih trofi Piala Super Eropa dan Piala Super Spanyol.

Hal tersebutlah yang membuat Real Madrid dikabarkan secepatnya menawarkan kontrak baru terhadap keenam pemain tersebut. Perpanjangan kontrak tersebut adalah cara Real Madrid untuk mencegah para pemain supaya tidak berkeinginan pindah. Los Blancos tidak mau bernasib sama seperti Barcelona yang ditinggal oleh Neymar.

Diberitakan dalam Marca,  Enam pemain sudah menerima tawaran perpanjangan kontrak tersebut dan Benzema yang telah dipastikan akan bertahan di Real Madrid.

Isco diberitakan akan meneken kontrak yang selesai pada tahun 2021, kemudian Raphael Varane, Marcelo serta dani carvajal yang berakhir pada 2022. Sedangkan Marco Asensio akan menetap di Santiago Bernabeu hingga 2023.

Tidak hanya berkeinginan memperpanjang kontrak keenam pemain tersebut, Los Galaticos juga berniat untuk memperpanjang masa kontrak Zinedine Zidane. Pelatih dari Perancis ini diberi kontrak sampai 2020.

22 Aug

Kunci Penampilan Mengesankan Winger Prancis MU

 

 

 

Themilanocafe.com – Beberapa pemain asal Prancis menjadi tombak awal penampilan mengesankan Anthony Martial bersama Manchester United (MU) pada awal 2017/2018. Anthony berhasil membuat dua gol dan satu assist dari dua pertandingan.

Padahal Anthony hanya bertanding pada 15 menit terakhir pertandingan melawan West Ham United dan Swansea City. Dia gagal bersaing melawan Marcus Rashford pada pertandingan tempat tim utama Manchester United.

“Grup pemain Prancis yakni (Marouane) Fellaini, (Paul) Pogba, Romelu (Lukaku), membantunya makin integrasi ke dalam tim. Mereka mengangkat dan membantu Martial semakin profesional dan lebih baik,” ungkap pelatih MU, Mourinho.

“Saya sangat bahagia. Saya punya harapan tinggi untuknya. Saya yakin dia juga senang dengan performanya sekarang dan berambisi tampil lebih baik lagi,” tambahnya.

Mourinho menanyakan kelakuan Martial pada propaganda pertamanya di Old Trafford., dia menganggap Martial tidak bersungguh-sungguh berusaha dalam latihan. Sehingga menyebabkan Martial sering hilang dari tim Manchester United. Dan anggapan kepergiannya pun berimbas pada bursa transfer musim panas ini.

“Kami sudah mendiskusikan masa depannya di sini. Tentu Martial ingin bermain reguler, demi masuk timnas dan kemudian berangkat ke Piala Dunia. Itu ambisi bagus,” ucap Mourinho.

“Bagi saya semua sederhana. MU tidak mungkin menurunkan 11 pemain mengikuti Liga Inggris, Liga Champions dan dua kompetisi piala. Saya butuh semua yang tersedia di skuat dan Martial memainkan perannya,” tuturnya.

18 Aug

Luis Milla: Timnas Indonesia U-22 Diminta Tetap Waspada Terhadap Timor Leste

 

 

Themilanocafe.com – Setelah kemenangan Timnas Indonesia atas Filipina, Timnas U-22 akan bertanding dengan Timor leste pada pertandingan ketiga babak penyisihan Grup A, SEA Games 2017 pada Minggu (20/8/2017) nanti. Diatas kertas, Timnas Indonesia masih lebih unggul dari pada Timor Leste.

Tetapi, Luis Milla pelatih Timnas Indonesia U-22 menghimbau anak asuhnya tidak merendahkan tim lawannya. Kebalikannya, Luis mengatakan supaya lebih menghormati pemain lawan.

“Saya ulangi, setiap pertandingan itu final. Saya ingin para pemain respek terhadap mereka,” kata Luis.

Tim Garuda Muda sekarang masih berada di kedudukan runner up dengan empat point. Penambahan tiga point atas kemenangan Timnas ketika melawan Filipina, Kamis (17/8/2017) kemarin dengan skor akhir 3-0.

Sebelumnya, Timnas Indonesia mendapat point imbang ketika melawan Thailand dengan skor 1-1 pada Selasa (15/8/2017) lalu. Dan supaya lolos pada babak selanjutnya, Timnas harus berada di posisi runner up.

Disamping itu, Timor Leste berada di posisi kunci kemenangan klasemen Grup B. Timor Leste belum mencetak point setelah bermain kalah dua kali. Pada pertandingan kedua, Timor Leste dikalahkan oleh Thailand dengan skor 0-1.

Hasil tersebut dapat dijadikan sebagai tumpuan Timnas Indonesia supaya lebih berhati-hati dengan kemampuan Timor Leste.

“Pertama, sebelum menghitung gol, kita harus menang dulu. Saya tahu menang itu bagus, dan jika kami mencetak banyak gol maka itu sempurna,” ungkap Luis.