Category: Liga Spanyol

8 Jan

Real Madrid Pulang Bawa Kekalahan Atas Celta Vigo

Themilanocafe.com – Kegagalan kembali dialami oleh Real Madrid setelah diimbangi Celta Vigo. Sebenarnya, pada saat bermain semua usaha yang begitu besar untuk bisa membawa timnya untuk meraih kemenangan. Hal tersebut disampaikan oleh Bek Madrid Marcelo.

Pada saat lawatannya ke markas Celta, Madrid hanya berhasil menghasilkan satu poin saja. Bertanding di Estadio de Balaidos, Senin (8/1/2018) dini hari WIB, Madrid harus puas berbagi hasil akhir 2-2 dengan Celta.

Pada saat melakoni pertandingan tersebut, awalnya Madrid sempat mendapatkan angka terlebih dulu dengan 2-1 melalui dua gol Gareth Bale sebelum akhirnya kebobolan. Sedang tim lawan terlihat semakin berada di atas angin setelah eksekusi penalti Iago Aspas digagalkan oleh Keylor Navas.

Lantaran hal itu, Madrid semakin terlihat tercecer pada saat melakoni pemburuan gelar juara La Liga. Los Blancos tertahan di peringkat empat dengan 32 poin dari 17 pertandingan, tertinggal 16 angka dari Barcelona yang sudah memainkan 18 laga.

“Kami sedih, kami mencoba untuk memulai, berusaha untuk keluar dari posisi kami saat ini, yang tidak kami sukai sama sekali,” Marcelo.

“Ini sulit karena semakin banyak kalah atau imbang, tekanan semakin bertambah. Kami harus menghadapi ini, berlari, dan bertarung. Kami sedih, tapi agar lebih baik kami harus memberikan yang terbaik.”

Marcelo menyebut Madrid sudah melakukan segalanya untuk meraih kemenangan. Bek asal Brasil itu pun tak mengerti mengapa Madrid tak juga menang.

“Kami memulai pertandingan dengan berlari dan berjuang, tapi itulah sepakbola. Kami tidak bisa melakukan yang lebih lagi,” Marcelo melanjutkan.

“Kami melakukan yang kami mampu, mencoba memainkan sepakbola yang bagus, mencetak gol, tapi itu tidak berhasil untuk kami. Kami harus menghadapinya. Tidak ada cara lain.”

16 Dec

Gremio Akan Hadapi Reala Madrid Di Final Piala Dunia 2017

Themilanocafe.com – Sebuah pertandingan yang nantinya akan mempertemukan kedua tim antara Gremio dengan Real Madrid di final Piala Dunia Antarklub 2017. Dengan dihadapkan secara langsung dengan salah satu tim yang bertaburan dengan banyak bintang, Gremio mengaku tidak akan merasa inferior.

Nantinya pertandingan antara Gremio melawan Madrid tersebut adalah final ajang Piala Dunia antar klub. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Zayed Sports City Stadium, Abu Dhabi, Sabtu (16/12/2017) malam WIB.

Madrid telah berhasil dalam menghasilkan sebuah kemenangan setelah dengan susah payah mengalahkan wakil Asia, Al-Jazira, dengan skor akhir 2-1. Sebelum mendapatkan kemenangan, memang Madrid sempat tertinggal dulu, hingga akhinya bisa membalikkan keadaan lewat Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale.

Di pertandingan final nanti, Madrid kemungkinan besar akan langsung turun dengan para pemain bintangnya. Di laga semifinal, Toni Kroos, Sergio Ramos, dan Bale tak menjadi starter.

Salah satu pemain yang menjadi penyerang Gremio, Luan, menegaskan bahwa wakil Brasil itu tak merasa mempunyai kualitas lebih buruk dibandingkan dengan tim juara Liga Champions dua kali beruntun itu.

“Setiap tim di turnamen ini mempunai kualitas. Kami sudah menjalani pertandingan berat melawan Pachuca. Dan Madrid, juga menjalani pertandingan berat juga. Laganya sangat seru,” kata Luan.

“Apa yang harus kami lakukan adalah untuk menunjukkan mengapa kami menjadi juara dari Amerika Selatan. Kami mempunyai kualitas untuk memberi perlawanan pada Madrid,” dia menambahkan

25 Sep

Real Madrid Gagal Pertahankan Rekor Gol Beruntun

 

 

Themilanocafe.com – Kegagalan Real Madrid ketika melawan Real Betis dengan skor 0-1 bukan hanya menambah ketertinggalan Real Madrid dari Barcelona yang menduduki puncak klasemen. Los Merengues juga tidak berhasil mempertahankan rekor pencetak gol beruntun.

Real Madrid gagal menjebol gawang lawannya untuk pertama kali dalam 73 pertandingan.

Pada angka tersebut, juara Spanyol dan Eropa hanya menyetarai catatan terbaik yang sebelumnya dipegang oleh Santos. Dikuatkan oleh Pele,klub Brasil ini mempertahankannya sejak tahun 1961 sampai 1963.

Kekalahan yang dialami oleh Los Blancos tidak lepas dari kecerdasan Antonio Adan menjaga gawang Real betis. Antonio Adan melakukan enam kali penyelamatan dari tendangan yang diluncurkan oleh pemain Real Madrid.

Disamping itu, dengan kembalinya Cristiano Ronaldo tidak membuat Real Madrid keluar dari kebuntuan. Total 15 kali usaha anak didik itu Zinedine Zidane tidak mengenai sasaran.

Kondisi tersebut selanjutnya digunakan oleh Real Betis untuk memperoleh keberhasilan melalui Antonio Sanabria pada tambahan waktu pertandingan.

Penjaga gawang terakhir yang berhasil mencatat clean sheet ketika melawan Los Blancos yaitu Joe Hart, bersama Manchester City pada leg pertama semifinal Liga Champions pada 26 April 2016 lalu.

3 Apr

Penyebab Ronaldo Pesta Gol di Gawang Atletico Madrid

Themilanocafe.com – Real Madrid sudah memastikan satu kakinya untuk bisa melenggang ke babak Final Liga Champion. Kemenangan telak 3-0 dari Atletico Madrid bisa membuat langkah Real semakin mudah untuk bisa melaju hingga babak Final musim ini.

Tiga gol yang tercipta di Real adalah hasil dari sepakan dan terjangan C. Ronaldo yang tampil menggila pada pertandingan tersebut. Namun jika dianalisis lebih dalam lagi, pesta gol yang didapat Ronaldo bukanlah tanpa sebab. Ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan Ronaldo bisa menciptakan hattrick ke gawang Atletico Madrid.

Berikut Penyebab Ronaldo Pesta Gol

Rekor Hattrick

Ronaldo memang tengah mengalami kenaikan performanya meskipun di tengah berita jika ia tak mampu menampilkan permainan terbaiknya musim ini. Hattrick yang diciptakan saat laga bersama Atletico Madrid bukanlah hattrick pertama yang ia ciptakan melainkan sebelumnya Ronaldo sudah pernah membuahkan hattrick di berbagai laga.

Bahkan, hattrick nya ini juga menjadi satu rekor baru dimana ia mampu untuk menciptakan tiga gol dalam dua laga secara beruntun di Liga Champion. Baru Ronaldo yang bisa menorehkan rekor ini selama ini. Yang membuat Ronaldo semakin menunjukan ketajamannya adalah ia mampu menciptakan 6 gol dari total 10 tembakan yang dilesatkan.

Pengoper Jitu

Performa dan tampilan epik dari CR7 tentu tak bisa lepas dari kerja sama tim yang juga tak kalah solid dan hebat. Real Madrid memang sudah menunjukan taringnya sejak awal pertandingan ini dimulai sehingga menyebabkan Real Madrid lebih menguasai bola daripada Atletico Madrid.

Dari 61 persen penguasaan bola dalam permainan tersebut telah menciptakan sebanyak 595 operan sukses dalam pertandingan tersebut. Hal ini memperlihatkan jika tim besutan Zinedine Zidane tersebut memang dalam kerja sama yang baik dan mampu melakukan pengoperan yang baik. Dua pemain yang terlihat begitu menonjol dengan operan yang jitu adalah Tony Kroos dan Isco.

Kroos saja mampu melakukan operan sebanyak 100 operan dengan tingkat akurasi hingga 96 persen. Sedangkan Isco menciptakan 57 kali umpan dengan akurasi 98,2 persen. Isco juga berhasil menciptakan operan terbaik saat Ronaldo mampu menciptakan gol ketiganya.