Category: Liga Inggris

9 May

Eden Hazard Rasakan bahagia Berada di Chelsea

Themilanocafe.com – Dengan berada menjadi bagian dari salah satu pemain di klub Chelsea diakui oleh Eden Hazard jika dirinya mendapatkan sebuah kebahagiaan yang tidak ternilai dengan apapun.

Hazard sendiri mengaku jika dirinya akan sangat merasa senang jika dipertahankan di Chelsea meskipun dirinya tidak akan dimainkan pada saat Liga Champions musim depan.

Untuk saat ini Chelsea menempati posisi kelima klasemen usai mengumpulkan 69 poin hasil 36 pertandingan. Chlesea hanya berselang dua poin saja dari Tottenham Hotspur dan tiga poin dari Liverpool, yang sudah memainkan 37 pertandingan.

Chlesea berhasil lolos ke emapt besar lantaran berhasil mendapatkan kemenangan di dua pertandingan terakhir yaitu melawan Huddersfield Town dan Newcastle United. Meskipun sudah mendapatkan perolehan tersebut, Chelsea masih berharap Tottenham atau Liverpool akan terpeleset.

Setelah gagal masuk ke Liga Champions 2018/19 sekaligus menjadi tanda kegagalan kedua Chelsea dalam tiga musim terakhir. Hal tersebut telah diyakini akan sangat mempengaruhi masa depan Hazard, yang sudah lama dikaitkan dengan Real Madrid.

Kontrak Hazard di Stamford Bridge masih akan berlangsung sampai 2020. Hazard tampak tidak terpikir untuk hengkang.

“Kuharap (fans) tidak menginginkanku pergi dari sini,” kata Hazard kepada SFR Sport. “Aku bekerja dengan bagus di sini. Aku bahagia di sini. Banyak hal bisa berubah, atau mereka tidak berubah. Kita lihat saja.”

“Publik memujaku, aku mencintai rekan-rekan setimku, dan keluargaku nyaman di sini. Sudah tentu aku ingin bermain di Liga Champions, tapi itu bukan sebuah prioritas.”

Hazard tampil cukup oke di sepanjang 2017/18. Gelandang serang berusia 27 tahun itu telah membuat 16 gol dan 13 assist di seluruh kompetisi.

8 May

Chelsea Akan Hadapi Adangan Dari Huddersfield Yang Sudah Ditunggu

Themilanocafe.com – Untuk kali berikutnya, Chelsea akan segera berhadapan dengan adangan Huddersfield dalam upayanya menjaga harapan tampil di Liga Champions. Seperti yang telah diketahui, Chelsea merupakan salah satu partai yang mempunyai kekuatan penuh.

Kans Chelsea untuk tampil di Liga Champions terbuka sedikit lebih lebar setelah mengalahkan Liverpool 1-0 pada akhir pekan lalu. Total Chelsea saat ini punya 69 poin di posisi kelima dari 36 laga.

Untuk saat ini, Chelsea hanya kalah sebanyak tiga poin dari The Reds di posisi ketiga, meski kalah telak dalam selisih poin (27 – 42) dan dua poin dari Tottenham Hotspur di posisi keempat. Chelsea pun saat ini bisa menyamai poin milik Liverpool, yang sudah memainkan satu laga lebih banyak, jika menang melawan Huddersfield pada Kamis (10/5/2018) dinihari WIB, di Stamford Bridge.

Akan tetapi, menurut Gary Cahill laga lawan Huddersfield tak akan mudah untuk Chelsea. Pada akhir pekan lalu Huddersfield mampu menahan imbang Manchester City di Etihad Stadium. Huddersfield saat ini juga masih terus berjuang untuk bertahan di Premier League.

“(Kemenangan atas Liverpool) Itu membuat harapan tetap hidup. Kami harus terus memenangkan pertandingan dan melihat ke mana hal itu membawa kami dan melihat apa yang terjadi di akhir musim,” kata Cahill.

“Yang pertama adalah melawan Huddersfield, yang tampil cemerlang di kandang Manchester City, tidak banyak tim yang pergi ke sana (Etihad Stadium) dan mendapat poin musim ini, jadi mereka akan berada dalam semangat tinggi dari satu poin vital tersebut. Saya yakin mereka akan datang ke sini dan mencoba melakukan hal yang sama,” sambungnya.

Pada beberapa waktu lalu, Chelsea memang sempat mengalami penurunan dengan tampil memperlihatkan performa buruk di periode Februari-April lalu. Mereka menderita lima kekalahan dari delapan pertandingan dan hanya menang dua kali di liga dalam rentang tersebut. Namun belakangan mereka kembali bangkit dengan meraih empat kemenangan beruntun dari lima laga terakhir.

“Kami kecewa dengan (periode) itu, tetapi akhir-akhir ini kami telah menunjukkan sikap yang benar, kami telah menunjukkan etos kerja yang tepat untuk kembali ke level yang seharusnya dan momentum sedang dibangun sekarang, kami mendapatkan hasil,” Cahill menegaskan.

4 May

Kontrak Marouane Fellaini Hanya Akan Sampai Akhir Juni Dengan The Red Devils

Themilanocafe.com – Saat ini kontrak Marouane Fellaini dengan The Reds Devils sudah berada diujung tanduk. Pasalnya, Marouane Fellaini hanya tinggal hitungan hari saja berada di Manchester United.

Fellani juga turut menuturkan jika MU telah melakukan sebuah kesalahan dengan menciptakan situasi yang sedemikian ini. Dengan keadaan yang seperti ini, FellaIni akan berada dalam posisi bebas transfer per tanggal 1 Juli mendatang.

Akan tetapi sebuah keinginan baru telah disampaikan oleh sang manajer, Jose Mourinho untuk tetap akan mempertahankan pemain yang berada di posisi gelandang tersebut.

Proses negosiasi juga kabarnya telah dilakukan antar kedua belah pihak. Akan tetapi, jika mengingat prosesnya yang berjalan di titik ini, Fellaini harus berhadapan dengan situasi tawar yang lebih kuat dibandingkan MU.

Beberapa klub kabarnya sudah meminatinya, dari Inggris dan beberapa tim luar negeri seperti Italia serta China.

“Seluruh staf melakukan segalanya agar saya bisa bertahan. Klub tidak memperbarui kontrak saya tahun lalu, sekarang saya ada di posisi kuat terutama setelah Mourinho mengatakan dia ingin mempertahankan saya,” kata Fellaini.

“Tahun lalu saya mendatangi pelatih dan bilang saya ingin kontrak baru. Lalu saya menjalani pertemuan kedua, tapi saya takkan meminta 10 kali.”

“Setelah itu saya menjadi penting untuk tim…dan pemain bagus berharga setidaknya 50 juta euro. Klub tahun mereka salah langkah di sana,” imbuhnya.

Fellaini musim ini baru bermain 22 kali di seluruh ajang, dengan total waktu bermain baru 810 menit. Rata-rata pemain 30 tahun itu hanya beraksi 36 menit di lapangan setiap kali bermain.

Dengan usianya saat ini, kesempatan bermain jadi salah satu faktor yang akan dipertimbangkannya. Fellaini mengaku membuka kans untuk meninggalkan MU.

“Saya sekarang 30 tahun, ada di akhir kontrak dan sedang bernegosiasi dengan Manchester United. Ada beberapa klub yang menunjukkan ketertarikan. Saya masih menunggu apa yang akan terjadi,” ujarnya.

4 May

Manchester United Miliki Modal Apaik Untuk Bertanding Melawan Brighton & Hove Albion

Themilanocafe.com – Satu misi lagi yang masih harus dikejar oleh tim dari skuat Manchester United di musim ini nantinya. Manchester United memiliki sebuah harapan untuk bisa segera mengunci posisinya untuk tetap berada di urutan kedua.

Untuk saat ini memang posisinya sudah berada di kedua klasemen Liga Inggris dengan raihan 77 poin hasil dari 35 kali bertanding. Dengan kumpulan poin yang diperoleh yang hanya selisih lima dengan Liverpool yang memang sudah 36 kali merumput.

Di Liga Inggris akhir pekan ini, MU akan dipertemukan dengan Brighton & Hove Albion. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan di Amex Stadium, Sabtu (5/52018) dinihari WIB.

Saat ini MU sudah memiliki sebuah modal yang apik dalam melakoni pertandingan nantinya. Kemenangan yang dihasilkan selama dua kali berturut-turut, salah satunya yakni keberhasilan dalam membuat Arsenal bertekuk lutut pada akhir pekan lalu.

Sedangkan disisi lainnya, Brighton sudah tak pernah menang dalam tiga laga kandang terakhir dengan raihan sekali kalah dan dua kali menuai hasil imbang.

Kiper MU, David De Gea, yang mengungkapkan misi untuk segera mengamankan posisi kedua. Kemenangan atas Brighton akan mengunci posisi itu.

“Kami ingin memenangi laga di Jumat malam (melawan Brighton) dan mengamankan posisi kedua secepat mungkin. Tapi, itu tak cukup dan kami tak bisa mencari alasan apapun,” kata De Gea.

“Kami berada di sini untuk mencoba dan memenangi trofi. Para fans dan semua orang di klub pantas untuk mendapatkan yang lebih baik dan itu apa yang harus kami lakukan –berjuang untuk memenangi kejuaraan besar,” dia menambahkan.

28 Apr

Per Mertesacker Wakili Pemain Arsenal Untuk Tuturkan Reaksi Kepindahan Arsene Wenger

Themilanocafe.com – Arsene Wenger telah mengambil keputusan untuk meninggalkan satu tim yang telah dihuninya selama 22 tahun lamanya. Keputusan tersebut telah diumumkannya pada hari Jumat 20/04/2018) kepada publik.

Per Mertesacker juga menjadi perwakilan para pemain Arsenal dalam menuturkan bagiamana reaksi para pemain lainnya setelah mengetahui keputusan Arsene wenger untuk berhenti sebagai manajer Arsenal yang akan dilakukan pada akhir musim ini.

Setelah lamanya 22 tahun, masa Wenger sebagai pelatih di Arsenal akan berakhir di akhir musim ini. Pria yang berasal dari Prancis tersebut telah mengumumkan keberhentiannya di Arsenal di akhir musim 2017/2018, Jumat (20/4/2018).

Selama berada menjadi bagian dari Arsenal, Wenger telah berhasil mempersembahkan tiga gelar Premier League dan tujuh titel Piala FA. Wenger telah berpeluang membawa Arsenal juara Liga Europa musim ini.

Terkait dengan keputusan Wenger untuk hengkang, Mertesacker menyebut bahwa para pemain Arsenal belum lama mengetahuinya. Bek asal Jerman itu mengungkapkan bahwa rekan-rekannya emosional setelah mengetahui keputusan bosnya itu.

“Kami baru saja diberi tahu. Cukup emosional,” kata Mertesacker.

“Dia jelas sudah berada di klub dalam waktu yang begitu lama, dia sangat suportif kepada saya. Satu alasan besar mengapa saya di sini adalah karena dirinya.”

“Ini emosional dan akan ada waktu untuk mencerna ini semua, tapi sekarang perasaannya sedih,” ucap Mertesacker.

21 Apr

Alex Ferguson Akui Wenger Sebagai Teman, Rival Dan Juga Koleganya

Themilanocafe.com – Selama 17 tahun lamanya yang menjadi rival sejati bagi Arsene Wenger yakni satu nama Alex Ferguson. Kedua lelaki tersebut selalu bersaing di Premier League. Penuturan Ferguson yang berisi tentang bagaimana peran Arsene Wenger dalam hidupnya yakni sebagai rival, kolega, dan juga teman.

Pada hari Jumat kemarin, Wenger telah memutuskan untuk meninggalkan Arsenal pada akhir musim ini. Sudah bukan waktu sebentar Wenger berada bersama dengan Arsenal. Selama 22 tahun lamanya, Wenger menjadi bagian dari Arsenal. Keputusan tersebut memang sejatinya telah diambil oleh Wenger dan diumumkan kepada publik pada Jumat (20/4/2018).

Pertama kalinya Wenger datang ke Arsenal pada tahun 1996. Wenger tidak terlalu membutuhkan waktu yang lama untuk bisa mencuri perhatian dari pihak Arsenal. Pada saat memasuki musim keduanya, Wenger berhasil mempersembahkan gelar ganda, Premier League dan Piala FA.

Dengan keberhasilan yang didapatkan oleh Arsenal pada saat masih bersama dengan Wenger sekaligus memutus dominasi Manchester United, yang ketika itu dilatih Ferguson. MU sebelumnya menjadi juara empat kali dalam lima musim pertama di era Premier League.

Sejak saat itu, Arsenal-nya Wenger dan MU-nya Ferguson bersaing sengit di Premier League dan menjadi dua tim paling disegani di Inggris, setidaknya hingga Jose Mourinho datang ke Chelsea pada 2004.

Mendengar keputusan mundurnya Wenger dari Arsenal, Ferguson buka suara. Menurut Ferguson, Wenger lebih dari sekadar kolega.

“Saya sangat senang untuk Arsene Wenger. Saya sangat menghormati dia dan untuk pekerjaan yang dilakukannya bersama Arsenal,” kata Ferguson.

“Ini adalah bukti hebat atas bakat, profesionalisme, dan tekadnya sehingga dia mampu mendedikasikan 22 tahun hidupnya untuk pekerjaan yang dia cintai. Di sebuah era di mana manajer sepakbola kadang hanya bertahan satu atau dua musim, bisa bertahan selama itu di klub sebesar Arsenal merupakan sebuah pencapaian luar biasa,” imbuhnya.

“Saya senang dia mengumumkan bahwa dia akan pergi pada saat sekarang ini, karena dia sekarang bisa mendapatkan perpisahan yang benar-benar pantas dia dapatkan. Dia, tanpa diragukan lagi, salah satu manajer terhebat di Premier League dan saya bangga telah menjadi rival, kolega, dan teman bagi seorang pria hebat seperti dirinya,” tandas Ferguson, yang pensiun sebagai manajer pada 20113.

19 Apr

Mohamed Elneny Pilih Bertahan Di Arsenal Demi Bisa Masuk Di Skuat Meriam London

Themilanocafe.com – Pemain yang berada dalam posisi gelandang Arsenal yakni Mohamed Elneny, menuturkan bahwa dirinya telah mendapatkan lebih dari satu tawaran untuk keluar dari tim yang saat ini menjadi kesayangannya. Mohamed Elneny banyak mendapatkan tawaran untuk hengkang masuk ke klub lainnya nanti pada saat bursa transfer Januari 2018.

Akan tetapi keputusannya masih akan tetap bertahan di Arsenal untuk berjuang meraih tempat utama di skuat Meriam London. Awal mualanya bergabung dengan Arsenal dari FC Basel pada Januari 2016. Akan tetapi dirinya sempat kalah dalam bersaing dengan Granit Xhaka yang merupakan pilihan utama di posisi gelandang bertahan.

“Ada beberapa klub yang tertarik karena saya tidak mendapat banyak menit bermain di Arsenal. Mereka mungkin bisa mendatangkan saya secara permanen atau hanya dengan status pinjaman,” kata Elneny.

“Akan tetapi, saya tidak menggubris semua tawaran itu. Saya telah berbicara dengan semua orang di klub dan tidak akan pergi. Saya ingin berjuang untuk meraih tempat utama. Saya percaya dengan kemampuan diri ini. Saya memiliki mimpi dan tidak akan menyerah untuk menggapainya,” ujar Elneny.

Sepanjang musim 2017-2018, Mohamed Elneny hanya baru mengemas 12 pertandingan di Premier League. Namun, sang pemain mulai mendapat kepercayaan karena selalu tampil sejak menit pertama dalam empat laga terakhir Arsenal di kompetisi tersebut.

6 Apr

Nasib Anthony Martial Di MU Masih Dipertimbangkan Hingga Sekarang

Themilanocafe.com – Terkait dengan bagaimana nantinya kedepannya nasib Anthony Martial di Manchester United hingga saat ini masih dipertimbangkan.

Dengan pertimbangan yang saat ini masih dilakukan itu membuat Didier Deschamps selaku pelatih Martial di timnas Prancis akhirnya angkat bicara.

Martial memang sangat terlihat jika dirinya tidak dengan sungguh-sungguh mempertahankan posisinya di MU. Martial memang tidak seterusnya menjadi pemain tetap di MU. Dirinya bergantian dengan Marcus Rashford mengisi sayap kiri MU sehingga baru 16 kali menjadi starter di Premier League.

Meskipun demikian, Martial lumayan salah satu pemain yang produktif dengan perolehan yang telah dicapainya yakni berhasil mencetak gol sebanyak sembilan kali dan juga lima assist di liga atau 11 gol dan 10 assist dalam 40 penampilan di seluruh kompetisi musim ini.

Dengan performa yang dimiliki oleh Martial justru menarik minat raksasa Italia, Juventus. beberapa waktu belakangan ini, ada sebuah rumor yang menyebut Setan Merah bersedia melego Martial di bursa musim panas. MU membutuhkan uang untuk menebus Gareth Bale dari Real Madrid.

Deschamps cuma berharap para pemain dengan klub masing-masing bisa selesai agar tak menganggu fokus ke Piala Dunia 2018. Namun, dia tahu Martial tidak akan kemana-mana.

“Para pemain tahu benar akan lebih baik kalau isu-isu yang berkaitan dengan bursa transfer diselesaikan secepatnya, tapi saya tahu tidak melulu bisa seperti itu,” Deschamps.

“Martial memang punya kontrak dengan United dan klub tidak ingin menjual dia. Kita akan melihat apakah dia diminati Juve atau tim lainnya.”

“Saya tidak memberi nasihat, saya cuma memberi pendapat. Pada akhirnya, semuanya terserah pemain untuk memutuskan,” Deschamps menambahkan.

10 Mar

Manchester City Kembali Main Di Hari Yang Dibenci Oleh Pep Guardiola

Themilanocafe.com – Pada hari Senin nanti Manchester City akan kembali melakukan pertandingan di pekan ke-30 Premier League. Manajer City Pep Guardiola sempat menuturkan jika mendapatkan sebuah pengalaman yang buruk ketika bermain di hari Senin.

Nantinya, City akan bermain dengan tim papan bawah Stoke City di Bet365 Stadium, Stoke-on-Trent, Senin (12/3/2018) malam waktu setempat atau Selasa (13/3/2018) dinihari WIB. Dengan berlangsungnya laga kali ini sekaligus menjadi laga paling akhir pada pekan ke-30.

Di atas kertas, City selaku pemuncak klasemen tak akan kesulitan untuk meraih poin penuh dari pertandingan ini. Tapi, Guardiola tetap waspada karena Stoke tengah berjuang menghindari degradasi. Apalagi, dia punya memori buruk dengan pertandingan yang digelar pada hari Senin.

City disingkirkan Wigan Athletic dari Piala FA musim ini di hari Senin. Saat The Citizens ditahan imbang 1-1 oleh Everton di kandang sendiri pada bulan Agustus silam, pertandingan juga dilangsungkan pada Senin malam.

“Saya punya pengalaman-pengalaman buruk bertanding di hari Senin. Anda harus fokus karena pertandingan tandang melawan Stoke selalu rumit. Mereka sedang berjuang untuk bertahan di Premier League,” ujar Guardiola.

“Kami beruntung bisa menang di sana musim lalu. Ketika kami menghadapi tim-tim yang sedang berjuang untuk bertahan di Premier League, itu rumit,” tambahnya.

“Saya tak suka bermain di hari Senin karena di sepanjang akhir pekan semua tim terlibat dan ketika akhir pekan berakhir, tidak ada lagi pertandingan, tapi kami harus main,” kata Guardiola.

“Kadang-kadang di Barcelona, saya ingat ketika kami bermain pada hari Senin selalu tidak bagus. Di Wigan, kami kalah karena bermain selama 55 menit dengan 10 pemain melawan 11 pemain, dan kami tak cukup presisi untuk mencetak gol,” katanya.

City melibas Stoke dengan skor 7-2 di Etihad Stadium pada pertemuan pertama di antara kedua tim pada musim ini.

6 Mar

Manchester United Sempat Tertinggal Dua Angka Atas Crystal Palace

Themilanocafe.com – Kali ini Manchester United terlihat bermain dengan begitu ceroboh tidak seperti biasanya sampai tertinggal dua angka dari tim lawannya Crystal Palace. Hanya terlihat nampaknya sedikit keberuntungan yang berpihak dan juga banyak umpatan yang berhasil mengantar MU ke kemenangan.

Pada waktu bertandang ke Selhurst Park, Selasa (6/3/2018) dinihari WIB, MU sempat tertinggal dua gol lebih dulu. Gol yang dihasilkan oleh Andros Townsend di menit ke-11 dan Patrick van Aanholt di menit ke-48 yang membuat situasi amat sulit untuk ‘Setan Merah’.

Sedangkan gol Chris Smalling di menit ke-55 menghidupkan harapan MU. Para pemain MU tersebut kemudian lebih bermain dengan permainan yang agresif, aktif, dan berani. Romelu Lukaku menyamakan skor di menit ke-76.

Kemenangan kemudian ditentukan lewat kualitas Nemanja Matic, dengan sepakan keras dari jarak jauh pada menit ke-91. MU pun berbalik menang 3-2. Tapi itu tetap tak menutup fakta bahwa mereka bermain ceroboh dan mencatatkan sejumlah kesalahan.

Pada saat dihasilkan gol pertama pertahanan MU telat menutup ruang tembak Townsend karena terlalu pasif. Sementara di gol kedua, kecolongan tendangan bebas cepat Palace karena sibuk mengeluhkan keputusan wasit.

“Gol kedua yang memalukan dan kekanak-kanakan itu mengubah segalanya. Tapi para pemain menjaga sikap luar biasa. Anda selalu butuh sedikit keberuntungan untuk memenangi laga di menit-menit akhir,” ungkap Mourinho.

“Terkadang pemenang itu pihak yang layak akan ucapan selamat, tapi saya rasa Roy Hodgson melakukan segalanya dengan benar,” tambahnya.