Category: Liga Inggris

3 Aug

Alexandre Lacazette Tak Pernah Anggap Aubameyang Bisa Singkirkan Posisinya Di Arsenal

Themilanocafe.com – Untuk pertama kalinya Arsenal secara resmi mendatangkan Pierre-Emerick Aubameyang, ada beberapa rumor jika Alexandre Lacazette nantinya akan disingkirkan.

Namun, untuk Alexandre Lacazette dirinya mengaku jika tidak akan pernah menganggap pemain anyar yang baru saja diboyong tersebut menjadi satu rivalnya di Arsenal.

Alexandre Lacazette memang terlebih dulu diboyong masuk Arsenal dari Lyon pada musim panas 2017. Pada masa awal dirinya masuk di Arsenal, Lacazette langsung memperlihatkan signal positif dengan beberapa gol yang berhasil dia sumbangkan.

Ada sebanyak delapan gol yang berhasil dia cetak dalam 15 kali pertandingan yang dia lakoni bersama dengan Arsenal. Namun, Lacazette mengalami cedera lutut yang mengharuskannya absen terlebih dulu dari pertandingan.

Arsenal kemudian masuk ke bursa transfer Januari dan memboyong Aubameyang dari Borussia Dortmund dengan nilai transfer yang memecahkan rekor klub.

Kedatangan Aubameyang kemudian dianggap bakal mengancam Lacazette. Apalagi saat Aubameyang melakukan debut, Lacazette hanya jadi pemain cadangan.

Namun Lacazette tak pernah menganggap Aubameyang sebagai rivalnya. Ia justru yakin bisa klop dengan striker internasional Gabon itu.

“Saya tak pernah bilang itu (kedatangan Aubameyang) buruk untuk saya, hanya orang-orang di media yang bilang begitu,” ujar Lacazette seperti dilansir Mirror.

“Saya senang karena saya tahu bisa bermain dengannya,” lanjut striker asal Prancis itu.

“Saya tidak melihatnya sebagai rival, lebih seperti teman setim, jadi sejak awal saya senang dengan perekrutannya,” katanya.

Lacazette mengakhiri musim perdananya bersama Arsenal dengan mencetak 17 gol di semua kompetisi, 14 di antaranya di Premier League. Sementara Aubameyang mencetak 10 gol di Premier League musim lalu.

30 Jul

David Luiz Hanya Dimainkan Sebanyak 16 Kali Di Musim Lalu Oleh Antonio Conte

Themilanocafe.com – Selama musim 2017/2018 lalu menjadi tahun yang begitu sulit bagi David Luiz selama berada di Chelsea. Namun dengan dimulainya era baru di Chelsea akan segera dimulai dengan manajer anyar yakni Maurizio Sarri membuat semangat Luiz kembali menyala lagi.

Masa depan Luiz berada di Chelsea sempat menurun lantaran kesempatan bermain pada musim lalu begitu sedikit yang bisa diperolehnya. Pada musim terakhirnya di bawah arahan Antonio Conte itu, bek asal Brasil ini cuma bermain 16 kali di seluruh ajang.

Sekalipun diperintahkan untuk turun lapangan, Luiz mengalami cedera. Akibat itulah Luiz terpaksa harus ditepikan lantaran adanya perselisihan dengan sang manajer. Pemain 31 tahun itu kini cuma ingin menatap ke depan dan mengambil sisi positif atas minimnya waktu bermain di musim lalu.

“Ketika saya memutuskan kembali ke sini dari Paris, itu karena saya ingin memenangi Premier League dan melakukan sesuatu bersama Chelsea lagi. Saya pulang untuk bertahan di sini,” kata Luiz.

“Saya sudah mendapatkan banyak waktu untuk mengurus diri, jadi saya dalam kondisi 100 persen,” tambahnya.

Luiz sejauh ini terlihat bakal kembali dijadikan pilihan utama di lini belakang Chelsea-nya Sarri. Setidaknya dari dua laga pramusim yang sudah dilalui The Blues melawan Perth Glory dan Inter Milan, mantan pemain Paris Saint-Germain ini selalu dijadikan starter.

Luis mengaku menikmati filosofi baru Chelsea di bawah mantan pelatih Napoli tersebut. Tantangan baru menyerap ide-ide Sarri membuatnya antusias.

“Saya suka filosofi ini. Kami bermain dengan garis pertahanan tinggi, dengan penguasaan bola yang tinggi dalam cara yang penuh teknik.Dia mencoba membantu kami setiap harinya, sesi ganda, agar kami cepat belajar soal filosofinya,” ungkap Luiz.

“Bermain dari belakang, membangun serangan dari belakang, mencoba membantu satu sama lain, mencoba untuk berpikir searah. Filosofi baru selalu butuh waktu untuk diterapkan. Kami mencoba belajar dengan cepat,” tandasnya.

24 Jul

Jose Mourinho, Pemain MU Belum Bisa Ciptakan Solid Untuk Skuatnya

Themilanocafe.com – Kata solid menang telah diakui oleh Jose Mourinho hingga saat ini masih belum ada di skuatnya, Manchester United. Menurut penglihatannya hingga detik ini, masih belum tercipta ikatan yang terbangun.

Selain itu, banyaknya pemain utama yang absen juga begitu berpengaruh besar. Pada saat bermain dengan skor imbang 1-1 menghadapi Club America dalam laga pramusim pertama, MU kembali tertahan saat melawan San Jose Earthquakes 0-0, Minggu (22/7/2018) waktu setempat di Levi’s Stadium.

Banyak memang pemain utama MU yang masih belum bisa bergabung di lapangan lantaran masih dalam kondisi berlibur setelah Piala Dunia 2018. Namun sudah ada Alexis Sanchez yang bisa ikut tur setelah masalah visanya terselesaikan.

Dengan skuat yang belum utuh, khususnya para pemain proyeksi starting XI musim depan, MU pun belum bisa membangun chemistry dengan optimal.

“Kami bukan sebuah tim. Kami adalah sekumpulan pemain yang berasal dari berbagai tim,” ujarnya.

“Beberapa adalah pemain dari tim utama, beberapa pemain U-23, beberapa baru pulang dari peminjaman dan dipinjamkan, beberapa adalah pemain lebih muda lagi, U-18. Kami tak punya tim untuk bermain lebih baik dari yang kami tunjukkan, tapi kira-kira satu sesi latihan lagi,” imbuh Mourinho.

Mourinho juga berbicara soal Sanchez, yang kembali beraksi usai libur panjang. Bisa ikut tur AS sedini mungkin menjadi penting untuk Sanchez demi mengembalikan kebugaran fisik.

“Ini bagus untuk Alexis. Dia membutuhkan ini dan dia memperlihatkan upaya yang baik, usaha fisik yang bagus, yang mana penting untuknya pada saat ini,” tutur Mourinho.

21 Jul

Tottenham Hotspur Berhasil Perpapanjang Kontrak Heung Min Son

Tottenham Hotspur nampaknya bisa bernafas lega setelah berhasil mengamankan salah satu pemain andalan mereka di lini depan yaitu Heung Min Son. Bersama Tottenham Hotspur, Son telah menyetujui kontrak baru yang disodorkan Tottenham Hotspur.

Son merupakan pemain yang memiliki kualitas bagus dengan stamina dan kecepatan tinggi. Keputusan Son untuk memperpanjang kontrak tentu membuat jajaran klub berjuluk The Lilywhites tersebut bahagia. Taruhan untuk meneruskan trend bagus di liga primer Inggris musim mendatang.

Kontrak baru Heung Min Son bersama Spurs nantinya akan berakhir pada 2023 mendatang. Keputusannya tersebut sekaligus mengakhiri banyaknya spekulasi tentang rumor kepindahannya ke klub lain.

Penyerang asal Korea Selatan itu sendiri bergabung dengan Spurs pada 2015 lalu. Ketika itu, Heung Min Son didatangkan dari Bayern Leverkusen dengan harga sebesar 30 juta euro.

Semenjak itu, Heung Min Son telah mencatatkan hasil yang gemilang, dari 140 pertandingan di seluruh ajang kompetisi bersama Spurs. Total, pemain berusia 26 tahun itu menyumbangkan 47 gol dan 26 assist bagi The Lilywhites.

Sementara itu, mantan pemain Spurs, Ryan Mason memuji langkah Heung Min Son yang telah memilih bertahan. Menurutnya, sang pemain masih jadi andalan utama bagi klub besutan Mauricio Pochettino tersebut.

“Dia memiliki beberapa musim yang baik dan mencetak gol yang hebat. Assist dan penampilannya juga. Dia adalah kunci dalam cara Tottenham bermain dan cara mereka melakukan banyak hal jadi saya sangat senang melihat itu,” ungkap Ryan Mason.
Dapatkan Update Terbaru Seputar Bola Hanya di: cambodialeague.com

20 Jul

Jordan Henderson Diperintahkan Oleh Klopp Untuk Meliburkan Diri Pasca Piala Dunia 2018

Themilanocafe.com – Meskipun belum lama ini baru saja menyelesaikan tugasnya untuk bermain di Piala Dunia 2018, Jordan Henderson mengaku sudah sangat ingin kembali lagi ke Liverpool.

Jordan Henderson sampai-sampai harus dipaksa untuk melakukan liburan dulu untuk merefresh otak dan juga tenaganya oleh sang pelatih, Juergen Klopp. Pada saat Piala Dunia 2018, Henderson bersama dengan timnas Inggris hingga sampai pada hari-hari terakhir.

The Three Lions berhasil menembus semifinal Piala Dunia 2018 sebelum akhirnya berhasil disingkirkan oleh Belgia di perebutan tempat ketiga.

Setelah berlaga di Piala Dunia, Henderson diberi jatah libur selama tiga pekan. Itu berarti dia tidak akan kembali berlatih sampai 5 Agustus. Henderson pun diperkirakan absen di laga perdana Liverpool di Premier League melawan West Ham United pada 12 Agustus.

Kepada Klopp, Henderson mengungkapkan keinginannya untuk kembali berlatih lebih awal. Tapi Klopp menolak permintaan pemain 28 tahun itu tersebut.

“Sulit untuk meyakinkannya bahwa dia butuh liburan. Saya tahu ini akan terjadi. Di telepon, saya bilang ‘gila’. Jordan butuh liburan jadi itu berarti dia akan kembali pada 5 Agustus,” ujar Klopp.

“Dejan (Lovren) berpesta di Kroasia dan bermain satu hari setelah Inggris, jadi dia akan kembali pada 6 Agustus. Itu berarti lima hari latihan setelah tiga minggu liburan,” imbuh Klopp.

“Saya harap kami ada dalam situasi di mana kami tidak perlu berpikir soal memainkan dua orang ini (melawan West Ham),” katanya menegaskan.

6 Jul

Mesut Oezil Tak Sabar Lagi Untuk Bisa Pakai Baju Bernomor Punggung Sepuluh

Themilanocafe.com – Keinginan Mesut Oezil untuk bisa menggunakan nomor punggung sepuluh akhirnya menjadi kenyataan juga. Nantinya Mesut Oezil akan memakai seragam dengan nomor punggung sepuluh selama bersama dengan Arsenal di musim 2018/2019 ini.

Pemain yang berada di posisi sebagai pemain gelandang tersebut mengaku sudah tidak sabar lagi untuk bisa memakai seragam bernomor punggung sepuluh seperti yang dia impikan.

Sejak awal Oezil menjadi bagian dari Arsenal pada tahun 2013 silam, dia selalu memakai baju dengan nomor punggung 11. Hal tersebut dikarenakan pada waktu itu nomor punggung sepuluh masih dipakai oleh Jack Wilshere.

Kini Wilshere dilepas klub, sehingga nomor 10 pun lowong. Tak butuh lama untuk Arsenal mempersembahkan nomor tersebut ke Oezil.

Nomor punggung 10 memang menjadi nomor identik untuk Oezil. Dia mengenakannya di tim nasional Jerman, juga di klub sebelumnya yakni Real Madrid.

“Mesut Oezil akan memakai kaus bernomor 10 untuk Arsenal mulai musim 2018-2019. Pemain Jerman ini memakai nomor 11 sejak bergabung dengan tim pada 2013, tapi akan berganti mulai musim depan,” tulis situs resmi Arsenal.

Bagi Oezil, nomor punggung 10 lebih dari sekadar nomor biasa. Itu adalah nomor yang dikenakan idola masa kecilnya, Zinedine Zidane, plus nomor yang paling pas menggambarkan perannya sebagai playmaker.

“Tak pernah menjadi rahasia betapa spesialnya nomor ini untukku. Idola masa kecilku Zinedine Zidane memakai nomor ini dan nomor ini masih yang paling berkarakter untuk posisi playmaker. Aku tak sabar ingin memakainya untuk pertama kali setelah libur musim panas nanti,” kata playmaker asal Jerman itu.

2 Jul

Marouane Fellaini Teken Kontrak Dengan MU Hingga 2020 Mendatang

Themilanocafe.com – Semakin terlihat jelas bagiamana nanti pastinya terkait dengan masa depan Marouane Fellaini. Pemain gelandang yang berasal dari Belgia itu telah meneken kontrak baru dengan Manchester United hingga nanti pada tahun 2020.

Hingga saat ini nasib Fellaini malah hingga kini masih belum jelas. Seperti yang telah diketahui kontraknya di MU hanya sampai 30 Juni 2018 masih belum ada tanda-tanda akan diperpanjangnya kontrak oleh pihak MU.

Dirinya juga sempat dilanda rumor yang mengatakan jika dirinya akan hengkang, salah satunya ke Arsenal. Fellaini sempat mengatakan bakal memutuskan masa depannya pada 1 Juli. Sang pemain sendiri memang sedang fokus membela Timnas Belgia di Piala Dunia 2018.

Namun Fellaini mempercepat keputusannya. Pada Jumat (29/6/2018), ia meneken kontrak baru berdurasi dua tahun, yang membuatnya bertahan di Old Trafford sampai 2020.

“Saya senang bisa melanjutkan perjalanan karier sebagai pemain Manchester United. Saya membuat keputusan ini karena sangat bahagia di sini. Saya juga merasa tim ini, di bawah Jose (Mourinho), akan banyak meraih apa yang memang kami inginkan,” kata Fellaini di situs resmi klub.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Jose atas kepercayaan yang selalu ia perlihatkan kepada saya. Sekarang fokus saya adalah ke Piala Dunia dan berharap meraih kesuksesan musim depan,” tambahnya.

Sementara itu, Mourinho mengaku senang dengan keputusan ini. Manajer asal Portugal itu memang yakin Fellaini bakal bertahan.

“Saya sangat senang Fellaini bertahan bersama kami. Saya selalu yakin pada semangatnya untuk bertahan di klub dan saya senang dia kini memperpanjang kontraknya,” imbuh Mourinho.

Fellaini, yang bergabung dengan MU sejak 2013, sudah bermain sebanyak 156 kali dan mencetak 20 gol. Gelandang 30 tahun itu turut menyumbang Piala FA, Piala Liga Inggris, Community Shield, serta Liga Europa.

6 Jun

Manchester United Harus Fokus Ke Manajer Bukan Ke Pemainnya

Themilanocafe.com – Untuk saat ini salah satu tim dari Inggris yakni Manchester United hanya harus memfokuskan untuk mengganti Jose Mourinho sang manajer bukan justru mencari para pemain yang anyar. Saran tersebut diberikan oleh Lee Sharpe, mantan gelandang MU.

Menurut penuturannya, MU hanya sedang menghadapi masalah besar yakni terletak pada sosok Mourinho dan bukannya kualitas pemain yang mereka miliki. Seperti halnya, pada saat menjalani musim panas MU akan berusaha untuk bisa lebih memperkuat skuat setelah melewati musim dengan nirgelar, di antaranya setelah finis kedua di bawah Manchester City dengan jarak 19 poin dan kalah dari Chelsea di final Piala FA.

“Menurut saya mereka mungkin mereka butuh seorang manajer baru. Situasi saat ini berat karena mereka punya pemain-pemain luar biasa. Sejujurnya Mourinho takkan jadi pilihan pertama saya,” kata Sharpe.

“Ketika datang ke Chelsea, ia memberi angin segar dalam sesi jumpa persnya dan sukar ditebak. Saat ini ia kelihatan terlampau tidak gembira, murung, dan suram. Ini bertolak belakang dengan saat baru datang dulu dan timnya mencerminkan hal itu. Ini disayangkan karena jika saja ia santai sedikit dan punya rasa humor, timnya akan mencerminkan nuansa tersebut. Bakal ada ayunan langkah lebih ringan di ruang ganti dan di lapangan permainan. Anda akan melihatnya dalam penampilan tim.”

“Saat ini permainan (timnya) sedikit lambat. Gaya main seperti itu sulit meladeni tim-tim rival yang sudah lebih memiliki pengetahuan dan rapi. Lihat saja tim-tim sukses lain tahun ini, Tottenham (Hotspur), Manchester City, dan Liverpool. Mereka semua memainkan sepakbola cepat dengan daya rusak dan tim-tim lawan tak bisa meredam mereka,” tuturnya.

Mourinho tidak segan mengkritik pemainnya sendiri secara publik pada musim 2017/2018. Luke Shaw adalah salah satu pemain MU yang beberapa kali kena kritikan manajernya tersebut.

Sharpe lalu menuturkan bahwa walaupun dirinya di MU dulu tak selalu punya pandangan sama dengan Sir Alex Ferguson, ia selalu menghormati manajernya tersebut. Ia tak yakin para pemain The Red Devils saat ini punya rasa hormat serupa kepada Mourinho.

“Beberapa dari kami, termasuk saya, tidak selalu sependapat dengan Sir Alex Ferguson. Tapi satu hal yang pasti Anda miliki terhadap dirinya adalah respek. Kapan pun kami saling bermasalah, semua diselesaikan di ruang ganti secara tertutup,” ucapnya.

“Saya pikir itulah yang menyatukan tim. Anda menghormati manajer dan ketika tahu segalanya takkan tersebar keluar Anda jadi saling dukung. (Saat ini) ketika ada sesuatu yang tercium keluar, ia mulai mengkritik pemain tertentu, menurut saya itu membuat pemain lain jadi punya keraguan terhadap manajer. Situasinya lucu. Ia mengkritik Shaw dengan sedikit kelewatan karena sebelum cedera ia merupakan bek kiri terbaik di negeri ini.”

“Sekarang untuk alasan tertentu ia (Mourinho) berpikir mentalitas pemainnya tidak tepat. Memang saya tidak melihat bagaimana dalam latihan, tapi saya pikir kalau Shaw bisa main 10-12 laga beruntun maka Anda akan melihat kemampuan sebenarnya. Sayangnya Mourinho tampak tidak ingin memberikan kesempatan itu buatnya,” beber Sharpe.

22 May

Manchester City Tidak Akan Foya-Foya Meski Keuangannya Membengkak

Themilanocafe.com – Dengan dana yang dimiliki oleh Manchester City memang telah diketahui pasti dengan angka yang tidak sedikit untuk bisa mempertahankan gelar Premier League musim depan. Tapi dengan keadaan keuangan yang tinggi bukan berarti dibuat City untuk bisa berfoya-foya.

CIty berhasil mendapatkan juara liga pada musim ini dengan keberhasilannya dalam memecahkan rekor poin, selisih gol, jumlah kemenangan, gol, dan juga selisih poin dengan peringkat kedua. Dari hal itulah yang sangat memperlihatkan jika City berhasil mendominasi mereka atas lawan-lawannya yang lain.

Tidak hanya itu saja, City juga dengan tegas mengutarakan jika dominasi yang mereka lakukan di kompetisi lokal lewat trofi Piala Liga Inggris. Dengan perolehan prestasi yang mereka dapatkan pada musim ini,  jelas City bakal dijagokan lagi untuk bisa menguasai Inggris musim depan.

Meski punya skuat yang mentereng dari kiper hingga lini depan, City tentu takkan tinggal diam di bursa transfer dan bakal mendatangkan beberapa pemain top. Apalagi salah satu pemain seniornya, Yaya Toure, juga dilepas.

Dengan uang yang melimpah, bukan pekerjaan sulit untuk City. Tapi manajemen klub rupanya tak mau gegabah dalam mengeluarkan uang meski harga pemain saat ini sudah naik drastis.

“Untuk dapat memperkuat skuat ini, kami harus belajar banyak dari masa lalu. Untuk saat ini kami punya skuat dengan kualitas sangat tinggi,” ujar Presiden City, Khaldon Al Mubarak.

“Anda tidak bisa mendapat 100 poin tanpa skuat yang penuh pemain berkualitas, yang mana itu kami miliki. Tentunya kedatangan pemain baru akan bikin skuat makin oke,” sambungnya.

“Inilah pembelajaran terbesar saya sebagai presiden klub selama bertahun-tahun. Ketika Anda jadi juara, sangat penting membeli pemain-pemain baru karena Anda baru saja juara dengan formula yang ada.”

“Terserah caranya bagaimana, yang pasti keputusan itu harus diambil secara matang. Anda harus membeli pemain yang bakal memperkuat, menambah, dan membuat seru persaingan di dalam skuat – itu kuncinya,” tutupnya.

11 May

Manchester United Berhasil Kunci Posisi Keduanya

Themilanocafe.com – Saat ini keberhasilan yang telah dicapai oleh Manchester United dalam mengunci posisinya yang berada di urutan kedua di Premier League. Keberhasilannya tersebut diraih setelah hasil imbang yang diperoleh atas West Ham United.

Namun, dengan pencapaian yang telah diraih untuk Jose Mourinho masih belum sempurna. MU masih memiliki banyak peluang dalam lawatannya ke markas West Ham di London Stadium, Jumat (11/5/2018) dinihari WIB. Setan merah berhasil melepaskan sebanyak 16 tembakan dengan enam yang diantaranya mengarah ke arah gawang semua.

Akan ttapi dari sekian banyak tembakan tersebut tidak ada yang berhasil membobol gawang berkat upaya kiper West Ham, Adrian. Dengan begitu, laga akhirnya berakhir dengan skor 0-0.

Dengan hasil tersebut secara otomatis menambah satu poin untuk MU bisa dipastikan berhasil mengunci posisi kedua dengan 78 poin. Jumlah sebanyak itu tidak akan ada yang bisa menyamai bahkan oleh Tottenham Hotspur dan Liverpool yang ada di posisi ketiga dan keempat.

Pencapaian ini diakui Mourinho menyisakan ganjalan di hatinya. Tapi, itu satu-satunya target yang realistis setelah Manchester City tampil bagitu impresif dan memastikan juara Premier League musim ini dengan cepat.

“Kami adalah tim terbaik kedua di Liga Premier, sebuah kompetisi fantastis dengan banyak tim yang bagus, dengan enam tim berusaha untuk finis pertama,” kata Mourinho.

“Kami berada di urutan kedua. Saya tidak benar-benar bahagia, itu bukan sifat saya. Tapi sejak titik di mana kami merasa mustahil untuk finis sebagai yang pertama, kami punya target untuk menyelesaikan musim di posisi kedua dan itu dilakukan hari ini,” sambungnya.

“Saya sama sekali tidak sedang kritis terhadap kinerja di laga tadi. Melawan Brighton, di babak pertama saya mengatakan kepada para pemain bahwa mereka akan kalah dan malam ini di babak pertama saya mengatakan kami akan menang.”

“Saya salah tetapi kami positif dalam permainan. Di menit ke-80 kami tahu bahwa satu poin sudah cukup sehingga kami mulai memikirkan itu dan kami membiarkan pertandingan itu berjalan,” tegasnya.