Tottenham Hotspur Berhasil Perpapanjang Kontrak Heung Min Son

21 Jul

Tottenham Hotspur Berhasil Perpapanjang Kontrak Heung Min Son

Tottenham Hotspur nampaknya bisa bernafas lega setelah berhasil mengamankan salah satu pemain andalan mereka di lini depan yaitu Heung Min Son. Bersama Tottenham Hotspur, Son telah menyetujui kontrak baru yang disodorkan Tottenham Hotspur.

Son merupakan pemain yang memiliki kualitas bagus dengan stamina dan kecepatan tinggi. Keputusan Son untuk memperpanjang kontrak tentu membuat jajaran klub berjuluk The Lilywhites tersebut bahagia. Taruhan untuk meneruskan trend bagus di liga primer Inggris musim mendatang.

Kontrak baru Heung Min Son bersama Spurs nantinya akan berakhir pada 2023 mendatang. Keputusannya tersebut sekaligus mengakhiri banyaknya spekulasi tentang rumor kepindahannya ke klub lain.

Penyerang asal Korea Selatan itu sendiri bergabung dengan Spurs pada 2015 lalu. Ketika itu, Heung Min Son didatangkan dari Bayern Leverkusen dengan harga sebesar 30 juta euro.

Semenjak itu, Heung Min Son telah mencatatkan hasil yang gemilang, dari 140 pertandingan di seluruh ajang kompetisi bersama Spurs. Total, pemain berusia 26 tahun itu menyumbangkan 47 gol dan 26 assist bagi The Lilywhites.

Sementara itu, mantan pemain Spurs, Ryan Mason memuji langkah Heung Min Son yang telah memilih bertahan. Menurutnya, sang pemain masih jadi andalan utama bagi klub besutan Mauricio Pochettino tersebut.

“Dia memiliki beberapa musim yang baik dan mencetak gol yang hebat. Assist dan penampilannya juga. Dia adalah kunci dalam cara Tottenham bermain dan cara mereka melakukan banyak hal jadi saya sangat senang melihat itu,” ungkap Ryan Mason.
Dapatkan Update Terbaru Seputar Bola Hanya di: cambodialeague.com

20 Jul

Jordan Henderson Diperintahkan Oleh Klopp Untuk Meliburkan Diri Pasca Piala Dunia 2018

Themilanocafe.com – Meskipun belum lama ini baru saja menyelesaikan tugasnya untuk bermain di Piala Dunia 2018, Jordan Henderson mengaku sudah sangat ingin kembali lagi ke Liverpool.

Jordan Henderson sampai-sampai harus dipaksa untuk melakukan liburan dulu untuk merefresh otak dan juga tenaganya oleh sang pelatih, Juergen Klopp. Pada saat Piala Dunia 2018, Henderson bersama dengan timnas Inggris hingga sampai pada hari-hari terakhir.

The Three Lions berhasil menembus semifinal Piala Dunia 2018 sebelum akhirnya berhasil disingkirkan oleh Belgia di perebutan tempat ketiga.

Setelah berlaga di Piala Dunia, Henderson diberi jatah libur selama tiga pekan. Itu berarti dia tidak akan kembali berlatih sampai 5 Agustus. Henderson pun diperkirakan absen di laga perdana Liverpool di Premier League melawan West Ham United pada 12 Agustus.

Kepada Klopp, Henderson mengungkapkan keinginannya untuk kembali berlatih lebih awal. Tapi Klopp menolak permintaan pemain 28 tahun itu tersebut.

“Sulit untuk meyakinkannya bahwa dia butuh liburan. Saya tahu ini akan terjadi. Di telepon, saya bilang ‘gila’. Jordan butuh liburan jadi itu berarti dia akan kembali pada 5 Agustus,” ujar Klopp.

“Dejan (Lovren) berpesta di Kroasia dan bermain satu hari setelah Inggris, jadi dia akan kembali pada 6 Agustus. Itu berarti lima hari latihan setelah tiga minggu liburan,” imbuh Klopp.

“Saya harap kami ada dalam situasi di mana kami tidak perlu berpikir soal memainkan dua orang ini (melawan West Ham),” katanya menegaskan.

10 Jul

Neymar Ditawar Seharga 310 Juta Euro Oleh Real Madrid

Themilanocafe.com – Dengan performa Neymar yang diperlihatkan begitu apiknya mengiringi hasil kemenangan Brasil vs Meksiko mengakibatkan kemunculan kabar yang memberitakan jika Real Madrid telah mengajukan tawaran untuk bisa mendatangkannya dari Paris Saint-Germain.

Dengan kabar yang berhembus tersebut langsung sontak disambut oleh Real Madrid. Kabar tersebut dilontarkan oleh saluran televisi Spanyol TVE, Senin (2/7/2018). Menurut TVE, Madrid memang telah mengajukan penawaran dengan harga sebesar 310 juta euro ke PSG.

Sebenarnya PSG juga baru musim panas lalu memecahkan rekor transfer dunia untuk mendatangkan Neymar dari Barcelona seharga 222 juta euro. Tapi masa depan pemain Brasil itu terus saja dispekulasikan.

Akan tetapi, kabar yang disampaikan TVE itu langsung dibantah oleh Real Madrid. Belum ada tawaran apa-apa dari El Real ke Les Parisiens terkait Neymar.

“Sehubungan dengan informasi TVE malam ini, terkait tawaran Real Madrid ke PSG dan Neymar yang merupakan pemain mereka, Real Madrid ingin menegaskan bahwa informasi ini sama sekali tidak benar,” kata Real Madrid di laman web situs resminya.

“Real Madrid tidak membuat tawaran apa pun ke PSG atau ke pemain bersangkutan,” lanjut pernyataan tersebut seperti dilansir Reuters.

Neymar saat ini sedang membela Brasil di Piala Dunia 2018. Ia baru saja beraksi dalam kemenangan Brasil dengan skor 2-0 atas Meksiko di babak 16 besar.

6 Jul

Mesut Oezil Tak Sabar Lagi Untuk Bisa Pakai Baju Bernomor Punggung Sepuluh

Themilanocafe.com – Keinginan Mesut Oezil untuk bisa menggunakan nomor punggung sepuluh akhirnya menjadi kenyataan juga. Nantinya Mesut Oezil akan memakai seragam dengan nomor punggung sepuluh selama bersama dengan Arsenal di musim 2018/2019 ini.

Pemain yang berada di posisi sebagai pemain gelandang tersebut mengaku sudah tidak sabar lagi untuk bisa memakai seragam bernomor punggung sepuluh seperti yang dia impikan.

Sejak awal Oezil menjadi bagian dari Arsenal pada tahun 2013 silam, dia selalu memakai baju dengan nomor punggung 11. Hal tersebut dikarenakan pada waktu itu nomor punggung sepuluh masih dipakai oleh Jack Wilshere.

Kini Wilshere dilepas klub, sehingga nomor 10 pun lowong. Tak butuh lama untuk Arsenal mempersembahkan nomor tersebut ke Oezil.

Nomor punggung 10 memang menjadi nomor identik untuk Oezil. Dia mengenakannya di tim nasional Jerman, juga di klub sebelumnya yakni Real Madrid.

“Mesut Oezil akan memakai kaus bernomor 10 untuk Arsenal mulai musim 2018-2019. Pemain Jerman ini memakai nomor 11 sejak bergabung dengan tim pada 2013, tapi akan berganti mulai musim depan,” tulis situs resmi Arsenal.

Bagi Oezil, nomor punggung 10 lebih dari sekadar nomor biasa. Itu adalah nomor yang dikenakan idola masa kecilnya, Zinedine Zidane, plus nomor yang paling pas menggambarkan perannya sebagai playmaker.

“Tak pernah menjadi rahasia betapa spesialnya nomor ini untukku. Idola masa kecilku Zinedine Zidane memakai nomor ini dan nomor ini masih yang paling berkarakter untuk posisi playmaker. Aku tak sabar ingin memakainya untuk pertama kali setelah libur musim panas nanti,” kata playmaker asal Jerman itu.

2 Jul

Marouane Fellaini Teken Kontrak Dengan MU Hingga 2020 Mendatang

Themilanocafe.com – Semakin terlihat jelas bagiamana nanti pastinya terkait dengan masa depan Marouane Fellaini. Pemain gelandang yang berasal dari Belgia itu telah meneken kontrak baru dengan Manchester United hingga nanti pada tahun 2020.

Hingga saat ini nasib Fellaini malah hingga kini masih belum jelas. Seperti yang telah diketahui kontraknya di MU hanya sampai 30 Juni 2018 masih belum ada tanda-tanda akan diperpanjangnya kontrak oleh pihak MU.

Dirinya juga sempat dilanda rumor yang mengatakan jika dirinya akan hengkang, salah satunya ke Arsenal. Fellaini sempat mengatakan bakal memutuskan masa depannya pada 1 Juli. Sang pemain sendiri memang sedang fokus membela Timnas Belgia di Piala Dunia 2018.

Namun Fellaini mempercepat keputusannya. Pada Jumat (29/6/2018), ia meneken kontrak baru berdurasi dua tahun, yang membuatnya bertahan di Old Trafford sampai 2020.

“Saya senang bisa melanjutkan perjalanan karier sebagai pemain Manchester United. Saya membuat keputusan ini karena sangat bahagia di sini. Saya juga merasa tim ini, di bawah Jose (Mourinho), akan banyak meraih apa yang memang kami inginkan,” kata Fellaini di situs resmi klub.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Jose atas kepercayaan yang selalu ia perlihatkan kepada saya. Sekarang fokus saya adalah ke Piala Dunia dan berharap meraih kesuksesan musim depan,” tambahnya.

Sementara itu, Mourinho mengaku senang dengan keputusan ini. Manajer asal Portugal itu memang yakin Fellaini bakal bertahan.

“Saya sangat senang Fellaini bertahan bersama kami. Saya selalu yakin pada semangatnya untuk bertahan di klub dan saya senang dia kini memperpanjang kontraknya,” imbuh Mourinho.

Fellaini, yang bergabung dengan MU sejak 2013, sudah bermain sebanyak 156 kali dan mencetak 20 gol. Gelandang 30 tahun itu turut menyumbang Piala FA, Piala Liga Inggris, Community Shield, serta Liga Europa.

1 Jul

Silva Akui Ketangguhan Cara Bermain Timnya Dalam Menghadapi Serangan Lawan

Themilanocafe.com – Kesuksesan Brasil dalam memperlancar jalurnya untuk bisa masuk ke dalam babak 16 besar Piala Dunia 2018 semakin diperlicin dengan berhasilnya menyingkirkan Serbia pada saat bertanding.

Namun kemenangan yang telah dicapai oleh Brasil bukan dengan jalan yang mudah. Selama pertandingan berlangsung, Brasil sempat dibuat kewalahan oleh Serbia dengan permainan mereka.

Pertandingan Brasil dengan Serbia berlangsung pada dalam pertandingan terakhir Grup E di Spartak Arena, Kamis (28/6/2018) dinihari WIB. Keduanya antara Serbia dan juga Brasil memang sama-sama kuat dan juga memiliki peluang yang sama untuk bisa lolos dari grup mereka.

Namun pada akhir pertandingan, Brasil yang berhasil menjadi sang pemenang. Brasil menang dengan skor akhir 2-0 berkat gol Paulinho dan Thiago Silva di masing-masing babak.

Meskipun berhasil memangkan pertandingan atas Serbia, Brasil sempat dibuat sulit selama pertandingan berlangsung. Kesulitan tersebut datang dari penyerangan Serbia yang sangat lincah. Gempuran Dusan Tadic dkk, pada saat memasuki babak kedua sangat sering mengancam gawang Brasil.

Dengan permainan tersebutlah memang diakui Silva terkait ketangguhan timnya dalam menanggapi cara bermain lawan.

“Dalam momen-momen tertentu, kami mengalami kesulitan. Tapi yang paling penting adalah kami tahu bagaimana caranya menderita dalam momen-momen ketika kami diserang,” ujar Silva seperti dikutip ESPN.

“Ini adalah pertandingan Piala Dunia, lawan juga berkualitas, tapi harus tahu bagaimana rasanya menderita.”

Lolos ke babak 16 besar, Brasil selanjutnya akan menghadapi Meksiko di Cosmos Arena, Senin (2/7/2018).

28 Jun

Percuma Menang Atas Jerman, Korsel Tak Bisa Masuk Ke Dalam Babak 16 Besar

Themilanocafe.com – Mimpi Jerman Di Piala Dunia 2018 terpaksa tidak bisa dilanjutkan lagi setelah kekalahan yang mereka peroleh pada saat bermain melawan Korea Selatan. Dalam permainan tersebut sebenarnya telah ada sebanyak enam pemain penyelamat salah satunya yakni Cho Hyun-woo yang justru mengakibatkan gagalnya Jerman.

Pertandingan yang berlangsung di Kazan Arena, Rabu (17/6/2018) malam WIB, Jerman telah berhasil unggul terlebih dulu dalam penguasaan bola sebesar 74 persen menurut catatan Whoscored.

Sedangkan penguasaan tembakan telah dikuasai oleh Die Mannschaft yang telah mendominan setiap pelepasan tembakan bola. Jika dijumlah secara keseluruhan ada sebanyak 28 kali percobaan dengan enam yang mengarah ke gawang Korsel.

Akan tetapi jika dari keenam tembakan yang sudah mengarah ke gawang Korsel, tidak ada satupun yang berhasil masuk lantaran tepisan dari kiper Korea Selatan Cho Hyun-woo. Dengan tepisan tersebut menjadi mimpi buruk bagi Jerman yang memiliki tuntutan untuk bisa menang jika ingin terus melaju menuju pintu kemenangan.

Alih-alih mencetak gol, Jerman malah kemudian kebobolan dua gol di masa injury time lewat gol-gol Young-Gwon Kim dan Heung-Min Son, saat sedang berusaha meningkatkan intensitas serangan. Jerman pun harus tunduk 0-2 oleh Korsel.

“Saya tidak pernah memiliki permainan yang sempurna seperti ini sebelumnya, sepanjang karier saya. Saya tidak menyelamatkan tembakan sendirian hari ini – kiper lainnya Kim Seung-gyu dan Kim Jin-hyeon juga memberi saya pertolongan,” kata Cho Hyun-woo seperti dikutip dari situs resmi FIFA.

Meskipun berhasil mempermalukan Jerman, Korsel juga gagal untuk masuk ke dalam babak 16 besar. Mereka cuma duduk di posisi ketiga dengan tiga poin, atau satu tingkat dari Jerman yang kalah selisih gol.

“Semua pemain Korea, dan juga pelatih kepala, bermain untuk orang Korea, kami semua menjadi satu untuk orang Korea. Baru setelah pertandingan kami menyadari skornya dan tentu saja kami kecewa. Oleh karena itu banyak dari kami yang menangis,” sambung kiper 26 tahun itu.

Di atas Korsel, ada Swedia di puncak Grup F dengan poin enam. Meksiko mengikuti Swedia di posisi runner-up setelah kalah selisih gol.

11 Jun

Barcelona Dengan Real Madrid Akan Selamanya Jadi Rival Abadi

Themilanocafe.com – Terkait dengan siapa yang lebih sukses untuk dua tim yang memang dikenal sama-sama kuatnya yakni Barcelona dengan Real Madrid hingga kini masih menjadi satu topik hangat untuk menjadi bahan perdepatan publik.

Yang pastinya, Lionel Messi tidak akan pernah mau untuk menukar gelar-gelar domestik Barcelona dengan trofi Liga Champions. Barca dan juga Madrid akan menjadi rival abadi selamanya dan pasti akan selalu dibandingbandingnya satu sama lainnya.

Untuk musim kedua ini kedua tim tersebut sama-sama meraih trofi juara; Barca berjaya di kancah domestik dengan menjuarai La Liga dan Copa del Rey yang ketiga dalam empat tahun terakhir. Sementara itu, Madrid meraih gelar Liga Champions ke-13 dalam sejarah klub atau yang ketiga berturut-turut.

Sedangkan untuk Barca sendiri terakhir kalinya berhasil menakhlukan Eropa pada 2014/15. Setelahnya, Los Cules mentok di perempatfinal, termasuk menderita kekalahan mengejutkan saat disingkirkan AS Roma (agregat 4-4) usai menang 4-1 di leg pertama di musim ini.

“Tidak. Memenangi La Liga dan Copa sangatlah penting. Tidak mudah. Seperti yang kubilang, terlepas dari apa yang terjadi di Liga Champions, musim kami sudah sangat bagus,” ucap Messi kepada Sport.

“Kami sudah menjalani sebuah musim yang hebat dengan dobel itu. Memang benar Liga Champions membuat setiap orang bersemangat mengingat apa artinya memenangi piala itu, tapi tidak perlu mengecilkan apa yang sudah kami lakukan.”

“Memenangi La Liga dan Liga Champions adalah hal yang berbeda. Musim Barca sudah spektakuler. Kami cuma kalah tiga kali di sepanjang musim dan sayangnya, salah satu kekalahan itu membuat kami tersingkir dari kompetisi yang paling menarik (Liga Champions). Dobel (gelar) sangatlah bagus,” lugas bintang Barcelona itu.

6 Jun

Manchester United Harus Fokus Ke Manajer Bukan Ke Pemainnya

Themilanocafe.com – Untuk saat ini salah satu tim dari Inggris yakni Manchester United hanya harus memfokuskan untuk mengganti Jose Mourinho sang manajer bukan justru mencari para pemain yang anyar. Saran tersebut diberikan oleh Lee Sharpe, mantan gelandang MU.

Menurut penuturannya, MU hanya sedang menghadapi masalah besar yakni terletak pada sosok Mourinho dan bukannya kualitas pemain yang mereka miliki. Seperti halnya, pada saat menjalani musim panas MU akan berusaha untuk bisa lebih memperkuat skuat setelah melewati musim dengan nirgelar, di antaranya setelah finis kedua di bawah Manchester City dengan jarak 19 poin dan kalah dari Chelsea di final Piala FA.

“Menurut saya mereka mungkin mereka butuh seorang manajer baru. Situasi saat ini berat karena mereka punya pemain-pemain luar biasa. Sejujurnya Mourinho takkan jadi pilihan pertama saya,” kata Sharpe.

“Ketika datang ke Chelsea, ia memberi angin segar dalam sesi jumpa persnya dan sukar ditebak. Saat ini ia kelihatan terlampau tidak gembira, murung, dan suram. Ini bertolak belakang dengan saat baru datang dulu dan timnya mencerminkan hal itu. Ini disayangkan karena jika saja ia santai sedikit dan punya rasa humor, timnya akan mencerminkan nuansa tersebut. Bakal ada ayunan langkah lebih ringan di ruang ganti dan di lapangan permainan. Anda akan melihatnya dalam penampilan tim.”

“Saat ini permainan (timnya) sedikit lambat. Gaya main seperti itu sulit meladeni tim-tim rival yang sudah lebih memiliki pengetahuan dan rapi. Lihat saja tim-tim sukses lain tahun ini, Tottenham (Hotspur), Manchester City, dan Liverpool. Mereka semua memainkan sepakbola cepat dengan daya rusak dan tim-tim lawan tak bisa meredam mereka,” tuturnya.

Mourinho tidak segan mengkritik pemainnya sendiri secara publik pada musim 2017/2018. Luke Shaw adalah salah satu pemain MU yang beberapa kali kena kritikan manajernya tersebut.

Sharpe lalu menuturkan bahwa walaupun dirinya di MU dulu tak selalu punya pandangan sama dengan Sir Alex Ferguson, ia selalu menghormati manajernya tersebut. Ia tak yakin para pemain The Red Devils saat ini punya rasa hormat serupa kepada Mourinho.

“Beberapa dari kami, termasuk saya, tidak selalu sependapat dengan Sir Alex Ferguson. Tapi satu hal yang pasti Anda miliki terhadap dirinya adalah respek. Kapan pun kami saling bermasalah, semua diselesaikan di ruang ganti secara tertutup,” ucapnya.

“Saya pikir itulah yang menyatukan tim. Anda menghormati manajer dan ketika tahu segalanya takkan tersebar keluar Anda jadi saling dukung. (Saat ini) ketika ada sesuatu yang tercium keluar, ia mulai mengkritik pemain tertentu, menurut saya itu membuat pemain lain jadi punya keraguan terhadap manajer. Situasinya lucu. Ia mengkritik Shaw dengan sedikit kelewatan karena sebelum cedera ia merupakan bek kiri terbaik di negeri ini.”

“Sekarang untuk alasan tertentu ia (Mourinho) berpikir mentalitas pemainnya tidak tepat. Memang saya tidak melihat bagaimana dalam latihan, tapi saya pikir kalau Shaw bisa main 10-12 laga beruntun maka Anda akan melihat kemampuan sebenarnya. Sayangnya Mourinho tampak tidak ingin memberikan kesempatan itu buatnya,” beber Sharpe.

2 Jun

Kursi Pelatih Real Madrid Siap Diisi Oleh Pelatih Anyar Untuk Gantikan Zinadine Zidane

Themilanocafe.com – Kosongnya kursi pelatih dari Real Madrid membuat satu nama pelatih menjadi disangkut pautkan dengan digantikannya Zinadine Zidane. Satu nama pelatih tersebut yakni Mauricio Pochettino yang saat ini masih berstatus menjadi pelatih dari Tottenham Hotspur.

Pochettino telah diperkirakan menjadi satu nama calon yang akan menggantikan posisi Zidane yang telah mengambil keputusan untuk pergi meninggalkan Madrid. Dengan keputusan yang diambul Zidane tidak hanya mengejutkan untuk Madrid, akan tetapi menjadi tambahan tugas untuk para pemainnya.

Dengan kepergiannya, otomatis membuah Madrid untuk mencari pengganti yang sepadan dengan Zidane. Madrid membutuhkan pelatih yang harus bisa menjaga kesuksesan timnya seperti apa yang telah dilakukan oleh Zidane selama 2,5 tahun tersebut.

Selama waktu menjacat sebagai pelatih dari Madrid, Zidane telah berhasil meraih sembilan trofi dengan di antaranya tiga titel Liga Champions beruntun plus satu trofi La Liga.

Sejumlah nama pelatih sudah dikaitkan dengan Madrid, beberapa yang terkuat diyakini adalah Arsene Wenger dan Pochettino. Khusus untuk Pochettino, peluangnya sebenarnya cukup berat karena dia baru meneken perpanjangan kontrak dengan Tottenham Hotspur pada 24 Mei lalu, yang mengikatnya sampai 2023.

Akan tetapi, Pablo Zabaleta mempunyai pendapat pribadi. Bek West Ham United yang pernah satu tim dengan Pochettino di Espanyol ini percaya, kans menangani Madrid takkan dilewatkan begitu saja oleh sang kompatriot.

“Dia bekerja dengan bagus di Inggris dan baru-baru ini memperpanjang kontrak dengan Tottenham, jadi dia bahagia di sana. Tapi kalau dia punya peluang untuk mengambil alih di sebuah tim besar, maka dia akan mengambilnya,” ungkap Zabaleta.

Zabaleta pribadi amat terkesan dengan sukses Madrid di Liga Champions usai memenangi titel ketiga beruntun di turnamen tersebut. Baginya, skuat Madrid benar-benar sudah merasa keterikatan besar dengan Liga Champions.

“Ketika Anda memakai jersey Real Madrid, itu punya lambang yang berarti sangat besar dan Anda harus punya pengalaman itu di masa-masa tertentu dan tahu bagaimana untuk bermain di kompetisi tersebut,” sambung eks bek Manchester City ini.

“Suara anthem Liga Champions dan para pemain ini benar-benar mengembangkan dada mereka dengan rasa bangga dan mereka masuk ke lapangan lalu menang. Tanpa diragukan lagi mereka adalah tim terbaik di dunia pada saat ini,” tandasnya.